Ketika Ali RA Diludahi

Dalam suatu peperangan Ali bin Abi Thalib RA berhasil menjatuhkan musuhnya. Dengan sigap beliau langsung menindih dengan tubuhnya siap dengan pedang terhunus untuk memenggal. Dalam kondisi terjepit musuh Allah tersebut meludahi wajah Ali RA. Seketika itu juga pedang yang sudah siap dihunus diturunkan untuk membatalkan niatnya menghabisi musuh Allah tsb. Ketika ditanya, ” Mengapa engkau tidak melanjutkan niatmu untuk memenggal kepalaku? Ali bin Abi Thalib menjawab,”Ketika aku menjatuhkanmu aku ingin membunuhmu karena Allah akan tetapi ketika engkau meludahiku maka niatku membunuhku karena amarahku kepadamu”. Kira-kira begitulah kisah yang terjadi pada salah seorang sahabat Nabi SAW.

Demikian kisah ini mengingatkan saya akan postingan yang saya buat. Rupanya membuat seseorang cukup ‘bersemangat’ menanggapinya. Saking semangatnya terus-menerus menantang saya memberikan jawaban. Pada mulanya postingan itu saya buat karena pembelaan saya terhadap agama saya. Ikhlas saya lakukan karena Allah. Akan tetapi sikap yang sangat ‘bersemangat’ itu tadi membuat hati saya menjadi keruh. Saya tahu jika saya mengikuti arus maka bisa jadi apa yang saya lakukan bukan karena Allah akan tetapi karena mengikuti hawa nafsu. Dengan berat hati saya ‘berdiam’ diri untuk menjaga keikhlasan saya.

Kalau dia hendak menunjukkan kesalahan saya, hal itu sudah saya akui ketika menjawab komentar seorang pengunjung

Saya tidak bermaksud menggurui, jujur saya pun tertarik mengetahui apa permasalahan sebenarnya yang terjadi. Jadi kritik saya didasari keinginan untuk tahu lebih banyak dari sumber yang terpercaya.

Demikian, semoga dapat diterima.

Insya Allah masukan ini saya jadikan diri menjadi lebih baik lagi. Saya sangat berterima kasih masukannya. jangan lelah memberi nasehat buat saya khususnya. Salam kenal dari saya.

Tetapi rupanya dia tidak membaca bagian itu. Kalau dia ingin menunjukkan keintelektualannya, maka saya tidak sungkan untuk mengakui kepintarannya.

Saya, sesuai nama blog ini, adalah seorang pembelajar sehingga saya tidak malu untuk mengakui kelemahan sehingga dengan mengetahui kelemahan itu saya tetap terus belajar. Salam hangat dari saya untukressay

2 Responses to “Ketika Ali RA Diludahi”

  1. Gu Says:

    mantap bro

  2. ghaniarasyid Says:

    Luar biasa apa yang Bapak pilih sebagai jalan dalam menghadapi sesuatu…

    Menjadi pelajaran bagi saya juga.

    Syukron, Pak..


    Alhamdulillah, terima kasih atas kunjungannya. Salam ukhuwah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: