Kubah Masjid Kailolo

Kemarin saya sempat melihat berita di Trans7 jam 7 pagi mengenai pengangkatan kubah masjid. Subhanallah, saya bergetar melihat pemandangan yang ada, takjub. Saya melihat dengan ‘mata’ sendiri bagaimana kubah terakhir itu di letakkan ke puncaknya tanpa menggunakan bantuan alat. Masyarakat mengucapkan kalimat tahlil (Laa ilaa ha ilallah) berulang-ulang. Selama diucapkannya kalimat tahlil kubah itu melayang-layang seperti awan. Subhanallah. . .

Kejadian itu terjadi pada tahun 2003 kalau tidak salah ingat. Terjadi di desa Kailolo Maluku Tengah. Peristiwa itu direkam menggunakan kamera digital biasa, ini bisa dilihat dari selalu bergoyangnya gambar dan kualitas gambar yang biasa saja.

Apapun yang terjadi sesungguhnya ini adalah kejadian yang akan menguji iman kita, seperti halnya kelahiran kambing berkepala 2, atau ayam berkaki 3, atau apapun yang menyangkut keajaiban maka kita sebagai manusia yang lemah, yang tidak mempunyai kekuasaan dan kekuatan apapun, lebih mendahulukan pendekatan keimanan pada yang ghaib dan yakin akan kekuatan Allah SWT.

Lihat videonya di http://www.youtube.com atau klik ini  

10 Responses to “Kubah Masjid Kailolo”

  1. Landy Says:

    Makasih infonya ya Subhanallah

  2. langitjiwa Says:

    wah..sayang saya tidak bisa menyaksikannya.

  3. Junarto Imam Prakoso Says:

    tanggal 17 maret petang petang deh kayaknya?

  4. qosdie Says:

    Semua kejadian alam ini adalh kehendak Allah, semuanya tidak ada yang bergerak sendiri. jika mengunakan penedekatan akal, tidak akan nyambung, tetapi jika mengunakan pendekatan keyakinan maka, ktebalan iman semakin kuat serta pengakuan akan kebesaran-Nya.

  5. maskun Says:

    anda benar, setiap kejadian apapun, sekecil apapun baik yang ‘biasa saja’ atau ‘luar biasa’ semua adalah bukti kebesaranNya. AllahuAkbar !!

  6. trisetyarso Says:

    Assalamu`alaykum, salam kenal mas.

    Pertama kali saya liat video itu, saya diberitahu oleh senior saya di keio; cukup merinding juga melihatnya.

    Hanya saya dengar, akhir2x ini ada kontroversi, apakah ada crane atau tidak di kubahnya.

    Cuba di cek mas.

    Wassalamu`alaykum

    Agung

  7. maskun Says:

    waalaikumussalam wr.wb. Salam kenal kembali.
    Saya juga sudah memprediksikan bahwa kontroversi akan terjadi dan ini wajar mengingat saat ini setiap kita melihat peristiwa sekecil apapun, misalnya fenomena nyamuk yang kita lihat sehari-hari, selalu yang dikedepankan adalah pendekatan akal. Menurut hemat saya, apapun peristiwanya dahulukan pendekatan bahwa semua itu terjadi atas kehendak Allah Azza Wa Jalla. Hattapun jika ternyata menggunakan alat teknik.

    Mengenai peristiwa Kubah Masjid Kailolo ini saya sudah memperhatikan secara seksama. Saya tidak memperhatikan dari sisi teknologi IT nya, tetapi dari sisi teknis saja. Keberadaan crane pada saat itu dan di lokasi itu sangat tidak dimungkinkan karena biasanya crane dipakai untuk membangun gedung tinggi dan sangat jarang membangun masjid yang tidak terlalu tinggi, di sebuah desa pula.

    Sangat mengada-ada jika pengangkatan itu menggunakan crane. Ataupun jika terdapat crane yang dapat berjalan, maka harus terjadi pergerakan masyarakat di sekitar untuk menghindari crane yang berjalan dan itupun tidak kita lihat dalam rekaman tersebut.

    Jadi hendaknya, menurut saya, latih indra kita untuk menangkap fenomena alam untuk tetap selalu dalam kondisi keimanan yang mantap. Dinginnya air, kicau burung, suara nyamuk, adalah fenomena luar biasa yang tidak pernah kita sadari. Tidak harus melihat kejadian yang aneh untuk meyakini kekuasaanNya bukan?

    wallahu’alam bissawab

  8. realylife Says:

    subhanallah , semoga kita semakin sadar akan kebesaran Allah.

  9. Junarto Imam Prakoso Says:

    Mas, apa betul Trans 7 membuat tayangan lanjutan membahas khusus keaslian gambar ini. Saya kelewatan acara ini. Apa kata mereka?

    Saya pikir sebuah berita yang tayang di TV sudah melewati proses seleksi yang panjang, pertimbangan matang, sehingga mengalahkan alternatif berita-berita lainnya.

    Terutama kalau dalam tayangan itu juga ada liputan khusus langsung ke Desa Kaliolo, artinya mereka menyelediki langsung kebsahan video amatir tersebut. Kecuali ada kesalahan kecerobohan alias kesalahan prosedur?

    Apapun itu, yang mau liat rekamannya bisa mengunjungi blog saya. Kita nikmati sajalah.

  10. maskun Says:

    Selepas berita di Trans7 yang saya lihat pada hari selasa 18 Maret 2008 saya tidak mendengar atau menyaksikan kelanjutan berita tersebut coz saya sibuk mempersiapkan pergantian usaha buat mencari rizki. Saya sendiri tidak mempermasalahkan keabsahan berita tersebut, sebab kalaupun berita itu tidak benar tidak akan mengurangi KeMahaBesaran Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: