Delapan bencana perkataan

Sesungguhnya perkataan itu mengandung bencana-bencana;bencana1.jpg

Pertama, perkataan yang tidak dibutuhkan. Hikmah hanya bisa didapat, jika engkau tidak menanyakan sesuatu yang kau anggap cukup dan tidak mengatakan sesuatu yang tak perlu.

Kedua, melibatkan diri dalam kebatilan, yaitu ikut dalam pembicaraan tentang kedurhakaan , seperti ikut serta ditempat kumpul untuk minum khamr dan tempat berhimpunya orang-orang fasik.

Ketiga, banyak bicara dan memaksakan diri dengan kata-kata bersajak.

Keempat, bicara keji, suka mencela dan mengumpat.

Kelima, bercanda. Adapun bercanda yang diperbolehkan adalah yang ringan-ringan dan tidak dilarang selai benar dan jujur.

Keenam, mengejek dan mengolok-olok, menyebut aib dan kekurangan seseorang agar ditertawai.

Ketujuh, membocorkan rahasia, melanggar janji, berdusta dalam perkataan dan sumpah.

Kedelapan, ghibah atau menggunjing.

(Ibnu Qudamah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: