Harimaumu, Harimau di Hati

Karya sastra yang mungkin sudah banyak dilupakan oleh generasi sekarang. Padahal dariharimau.jpg segi umur belum terlalu lama, tidak seperti novel Siti Nurbaya misalnya. Menurut beberapa kata orang, novel harimau-harimau dikategorikan sebagai novel psikologi. Saya sendiri tidak paham mengenai pengkategorian jenis novel. Bagi saya kenikmatan dalam menikmati alur cerita, ketegangan yang terjadi dalam cerita, karakter-karakter yang begitu kompleks kepribadiannya lebih penting daripada membahas sisi teknis sebuah karya sastra.

Bagi generasi muda, padahal saya juga belum terlalu tua lho, yang saat ini sedang gemar membaca novel-novel teenlit ada baiknya jika kalian membaca juga karya sastra yang cukup ‘berat’. Salah satunya ya novel karya Mochtar Lubis ini. Dijamin ketegangan para pemburu harimau atau harimau yang memburu para pemburu akan berkesan. Setelah selesai membaca novel ini, kita akan dihadapkan pada pertanyaan, sebenarnya siapa, apa, dimana harimau itu. Harimau yang berkaki empat, atau justru manusialah harimau sebenarnya. Dijamin tegang !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: