APA OBATNYA ?

Bagaikan patung, seorang Arab Badui berdiri di hadapan rumah tabib terkenal. Nampak sekali ada beban dihatinya. Sorot matanya sayu. Satu-persatu orang yang datang berobat diamati. Ketika tiba gilirannya, ia segera masuk ke tempat berobat.

“Semoga Allah merahmatimu, adakah engkau punya obat untuk penyakit dosa-dosaku?

obat11.jpg

Tabib itu diam. Sejenak kemudian kepalanya menunduk. Pandangan matanya terbentur lantai tanah. Tidak ada jawaban. Dicobanya memeras pikiran.

Tak lama kemudian, tabib itu menjawab, “Ambillah jerih payah kefakiran, ruh kesabaran, dan campurkan dengan kelembutan fikiran, tambahkan secukupnya rasa tawadhu’ dan khusu’, lalu tumbuklah adonan itu di lesung taubat dan khudhu’. Basahilah dengan airmata takut. Setelah itu, letakkanlah di tempayan rendah diri kepada Allah. Nyalakan di bawahnya api tawakkal, aduklah dengan istighfar, sampai tampak tanda-tanda taufik dan ketenangan. Bila sudah cukup pindahkan ke nampan mahabbah, dinginkan dengan mawaddah, tiriskan dengan rasa duka, tambahkan kekuatan iman dan rasa takut kepadaYang Maha Rahman.

obat1.jpg

Berobatlah dengan obat itu setiap hari. Dan, selama minum obat itu, jauhkan olehmu segala bentuk dosa. Pakailah pakaian malu, teguhkan hatimu untuk jujur dan setia, dan jangan masuk kerumah kecuali melalui pintu taubat. Jika engkau terus melakukan pengobatan seperti itu, hatimu akan menjadi jernih di antara hati manusia yang ada. Dan, rasa sakit yang ditimbulkan oleh dosa-dosa itu Insya Allah akan sirna.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: